Pembinaan Rohani Kristen dan Katolik
di Lapas Pemuda Madiun
Madiun,
– NIZAMPUTRAMEDIA.com
Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun terus menunjukkan komitmennya
dalam memberikan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan melalui kegiatan
Pembinaan Rohani Kristen dan Katolik, Senin (4/5).
Kegiatan
ini digelar di Gereja Oikumene Lapas dan bekerja sama dengan Yayasan Pondok
Kasih Surabaya.
Kegiatan
pembinaan rohani tersebut diikuti oleh Warga Binaan beragama Kristen dan
Katolik serta didampingi oleh petugas pembinaan. Para peserta mengikuti
rangkaian ibadah, pujian, doa bersama, serta pendalaman firman Tuhan dengan
penuh khidmat.
Dalam
khotbahnya, Pendeta Gede mengajak para peserta untuk tetap memiliki harapan dan
semangat dalam menjalani masa pembinaan.
“Setiap
orang memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. Jangan pernah
kehilangan harapan,” ujarnya.
Sementara
itu, Pendeta Didik menekankan pentingnya membangun hubungan yang lebih dekat
dengan Tuhan sebagai bekal menjalani kehidupan ke depan.
“Melalui
pembinaan rohani ini, diharapkan Warga Binaan dapat menemukan kedamaian dan
kekuatan baru,” pesannya.
Kepala
Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa pembinaan rohani
merupakan bagian penting dari proses pembinaan yang menyeluruh.
“Kami
berkomitmen menjadikan Lapas sebagai tempat pembinaan, bukan sekadar menjalani
hukuman. Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk karakter Warga Binaan agar
siap kembali ke masyarakat,” tegasnya.
Dengan
terlaksananya kegiatan ini, Lapas Pemuda Madiun semakin memperkuat perannya
sebagai institusi yang berfokus pada pembinaan mental dan spiritual, guna
menciptakan Warga Binaan yang lebih baik di masa mendatang. (red)

0 Komentar