Panen Kangkung di Lapas Pemuda Madiun
Madiun,
– NIZAMPUTRAMEDIA.com
Lapas
Pemuda Kelas IIA Madiun kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program
ketahanan pangan melalui kegiatan pembinaan kemandirian.
Kali
ini, hasil nyata ditunjukkan dengan panen kangkung sebanyak 40 kilogram yang
dibudidayakan di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Pemuda Madiun,
Selasa (05/05) pagi.
Kegiatan
panen ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mengoptimalkan lahan
yang tersedia sekaligus memberikan keterampilan produktif kepada warga binaan.
Tidak
hanya sebagai bentuk pembinaan, hasil panen tersebut juga langsung dimanfaatkan
untuk mendukung kebutuhan dapur Lapas, sehingga mampu membantu pemenuhan bahan
pangan secara mandiri serta menekan biaya operasional.
Kepala
Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa program ini menjadi
bukti nyata bahwa pembinaan di dalam lapas tidak hanya berfokus pada aspek
keamanan, tetapi juga pemberdayaan.
“Melalui
kegiatan pertanian seperti ini, kami ingin membekali warga binaan dengan
keterampilan yang bermanfaat dan bernilai ekonomi. Selain itu, hasilnya juga
dapat langsung dirasakan untuk mendukung kebutuhan internal lapas,” ungkapnya.
Senada
dengan hal tersebut, Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Denny Wahyu Kristanto,
menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pembinaan yang
berkelanjutan dan terarah.
“Kami
terus mendorong warga binaan untuk aktif dalam kegiatan produktif seperti
budidaya tanaman. Selain memberikan pengalaman kerja, ini juga menjadi bekal
keterampilan yang dapat mereka manfaatkan setelah kembali ke masyarakat,”
jelasnya.
Lebih
lanjut, kegiatan ini juga sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi
dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam penguatan pembinaan kemandirian
melalui sektor pertanian. Dengan adanya program ini, diharapkan Lapas Pemuda
Madiun dapat terus berkontribusi dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang
produktif, mandiri, dan berdampak positif bagi warga binaan. (RED).

0 Komentar