Razia Dadakan di Lapas Pemuda Madiun
Sita Barang Terlarang
Madiun,
– NIZAMPUTRAMEDIA.com
Usai
pelaksanaan kegiatan Kerja Bakti dan Monitoring tugas Polisi Khusus (Polsus)
dari Ditbinmas Polda Jatim, Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun Rudi
Kristiawan secara mendadak meminta seluruh Pegawai mengumpulkan HP nya di meja.
Sontak membuat para Pegawai kaget dan bertanya-tanya.
Ada
apa? Alhasil Kalapas ternyata mengajak seluruh Pegawai yang ada untuk menggelar
razia mendadak menjelang pelaksanaan salat Jumat. Langkah cepat ini menjadi
bentuk komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lingkungan
lapas. (24/04)
Kegiatan
diawali dengan pengumpulan handphone milik petugas sebagai bentuk transparansi
dan integritas dalam pelaksanaan razia. Selanjutnya, tim gabungan bergerak
menuju Blok Airlangga dan melakukan penggeledahan secara serentak di 18 kamar
hunian warga binaan.
Dari
hasil razia tersebut, petugas berhasil menemukan sejumlah barang terlarang yang
berpotensi mengganggu stabilitas keamanan. Seluruh barang hasil temuan langsung
diamankan untuk proses tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala
Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa razia ini merupakan
langkah preventif sekaligus deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Di
bawah kepemimpinannya, Lapas Pemuda Madiun secara tegas menyatakan perang
terhadap HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) sebagai bagian dari
upaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, berintegritas, sesuai
aturan dan sesuai arah kebijakan pimpinan.
“Kami
tidak akan toleransi dan tidak akan main-main terhadap Hp dan Narkoba. Siapa
yang bermain akan kami tindak tegas sesuai perintah pimpinan", Ujar Mantan
Kalapas Mojokerto itu.
Razia
mendadak ini, kata Kalapas, dilakukan sebagai bentuk komitmen nyata dalam
menciptakan lingkungan lapas yang bersih dari barang terlarang.
“Tidak
ada toleransi terhadap pelanggaran, baik oleh warga binaan maupun petugas.
Integritas adalah harga mati. Kami juga terus menggencarkan perang terhadap
HALINAR sebagai prioritas utama,” tegas Rudi.
Sebelum
kegiatan berakhir, seluruh petugas yang terlibat juga menjalani penggeledahan
oleh tim Satops Patnal sebagai bentuk kontrol internal dan memastikan tidak
adanya penyimpangan dalam pelaksanaan tugas.
Dengan
adanya razia mendadak ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di Lapas
Pemuda Madiun tetap terjaga serta bebas dari peredaran barang terlarang,
sejalan dengan komitmen kuat dalam pemberantasan HALINAR. (RED).

0 Komentar